Korban Obat Anti Kaki Gajah


Yunan Korban obat

Ahmad Yunan dilaporkan meninggal setelah minum obat anti kaki gajah

Korban obat anti penyakit kaki gajah ( filariasis) di Kabupaten Bandung makin bertumbangan, selain korban sakit dirawat juga meninggal dunia. Bahkan salah satu korban meninggal yakni Ahmad Yunan adalah adik ipar penulis sendiri.
Sejak dimulainya pemberian obat secara masal, yakni Selasa 10 Nopember 2009 ratusan warga mengeluh pusing dan mual dan mendapat perawatan di Puskesmas dan rumah sakit.
Pemberian obat anti penyakit kaki gajah diawali dengan pemeriksaan Sampel Darah Jari (SDJ) di wilayah Kabupaten Bandung pada Desember 2008. Dari hasil pemeriksaan SDJ tersebut ditemukan banyak warga yang dalam darahnya terdapat anak cacing.
kaki gajah

Penderita Kaki Gajah (Filariasis)

Wilayah yang paling banyak ditemukan ialah Kecamatan Majalaya dengan tingkat microfilarianya mencapai 1,18 %. Wilayah kedua terbanyak yaitu Kec. Margaasih mencapai 1,14 %.
Berdasarkan hasil SDJ tersebut maka Pemerintah Kab. Bandung menetapkan wilayah Kab. Bandung endemis kaki gajah.
Walaupun pihak pemerintah mengatakan obat ini aman untuk dikonsumsi, kenyataannya banyak warga yang dilaporkan meninggal setelah mengkonsumsi obat tersebut.
Berikut korban meninggal sampai dengan Kamis 12 Nopember 2009.

1. Danu (52) warga Majalaya.
2. Toto (62) warga Banjaran
3. Nonoh (40) warga Cileunyi
4. Nandang (48) warga Banjaran
5. Ahmad Yunan (47) warga GBA I Bojong Soang
6. Lilis (52) warga Banjaran
7. Omay Komarudin (64) warga Banjaran
8. Apeng (40) warga Soreang.

Menurut Dinas kesehatan Kab. Bandung obat anti kaki gajah ini sebaiknya tidak diminum kepada mereka yang mengidap penyakit: darah tinggi di atas 200 mmhg, gangguan jantung, asma kambuh, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, diare, bayi dibawah 2 tahun, ibu menyusui, kanker dan deman di atas 38 derajat C.
Sayangnya informasi ini disampaikan kepada masyarakat setelah banyak korban berjatuhan.
Dari berbagai sumber.

Iklan

5 responses to “Korban Obat Anti Kaki Gajah

  1. wah harus tetep waspada nih

  2. makanya penting sosialisasi kesehatan ya

  3. Ini yang meninggal pa ahmad yunan yang ngajar di STMIK AMIK ya???

  4. hah ? korban2 obat nya dr kab. bdg smua
    bsa gwat atuh, krn aq sndiri tnggal d kab. bdg
    wspada slalu !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s